Friday, April 19, 2013

Garuda Terbang ke Brisbane, Queensland Bidik Wisman Indonesia


Brisbane - Potensi ekonomi dan jumlah penduduk Indonesia yang tinggi sangat menggiurkan dunia pariwisata internasional, termasuk pemerintah Queensland, Australia. Mereka ingin membidik wisman Indonesia dengan adanya penerbangan langsung Garuda Indonesia ke Brisbane.

Data statistik menunjukkan kunjungan dari Indonesia ke Australia pada akhir Desember 2012 naik 4 persen. Khusus ke Queensland, kenaikannya lebih besar sampai 9 persen.

"Desember 2012 ada 24 ribu yang datang. Naik 9 persen dari tahun sebelumnya. 18 Ribu di antaranya datang untuk berwisata," jelas Direktur Urusan Internasional dari Badan Turisme Queensland, Ross Gregory, kepada rombongan Garuda Indonesia, di Gold Coast, Jumat (19/4/2013) malam

Ross berpendapat pembukaan rute direct Bali-Brisbane oleh Garuda Indonesia mulai 31 Juli merupakan hal positif bagi dunia wisata Queensland. Warga Indonesia maupun warga asing lainnya yang hendak ke Brisbane tidak perlu transit ke Sydney, Melbourne, maupun Perth.

"Tantangan bagi kami adalah pembuatan visa Australia dan penerbangan direct ke sini. Tapi sekarang sudah ada Garuda, tentunya itu bisa membantu," kata Ross.

Soal visa ke Australia, Ross mengatakan hal itu wewenang pihak imigrasi Australia selaku lembaga yang mengeluarkan visa. Namun Ross mengaku akan terus 'merayu' pihak imigrasi supaya mempermudah visa kunjungan dari Indonesia menuju Australia.

Ross mengatakan Queensland akan menjadi pengalaman yang berbeda bagi wisatawan Indonesia. Berbagai macam atraksi dan tempat kunjungan wisata membuat Ross yakin wisatawan Indonesia akan betah berlama-lama di Queensland.

"Kami ingin orang menghabiskan waktu lebih lama di sini. Kami punya tempat yang bersih, gaya hidup yang asyik, suasana yang tenang, pantai dan alam yang indah. Kami yakin ini yang mereka inginkan," tutur Ross.

"Kami juga ada Great Barrier Reef, Gold Coast. Banyak museum yang bisa dikunjungi. Salah satunya Gallery of Modern Art di Brisbane," tambahnya

Cuaca Quuensland yang bersahabat mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda datang ke Australia, khususnya ke Queensland. Cuacanya sangat bersahabat, jika musim panas tiba temperaturnya tidak terlalu tinggi sedangkan jika musim dingin tidak membeku sekitar 10-20 derajat celcius.

Sedikit tips dari Ross, bulan-bulan paling cocok untuk datang ke Queensland berkisar Juli-November. Pada saat itu cuaca hangat, Anda bisa melihat migrasi paus, plus bunga-bunga yang bermekaran pada musim semi.

Bagi Anda yang muslim tidak usah khawatir. Ada banyak restoran halal di Queensland dan tempat wisata populer sudah banyak yang menyediakan musholla di dalamnya. Ross juga berpromosi akan ada Ramadan Fair di Gold Coast saat bulan puasa tiba.

"Nanti hotel-hotel akan ada menu khusus berbuka puasa. Kami komunitas yang terbuka," tuturnya.

Jika kelak Anda datang ke Queensland, mungkin saat ini akan sulit menemukan rombongan wisatawan dari Indonesia. Maklum saja, wisatawan Indonesia sekarang hanya 1 persen dari total kunjungan ke Queensland.

Namun Ross yakin jumlah ini akan terus bertambah mengingat Indonesia baru saja digarap serius oleh pariwisata Queensland. Sedangkan negara lain sudah bertahun-tahun.

"Kami baru 10 menit menggarap pasar Indonesia. Kami ingin punya kantor di Indonesia juga," katanya.

0 komentar:

Post a Comment