Wednesday, March 20, 2013

Disuruh Pakai Baju Santai, Penumpang Kapal Pesiar Marah


London - Kapal pesiar Cunard meminta semua penumpangnya untuk berpakaian santai. Namun ternyata, para penumpangnya malah marah-marah di forum online. Rupanya para pelanggan setia Cunard lebih suka berbaju resmi ala aristokrat Inggris. Lho?

Awalnya semua pelayaran dari perusahaan kapal pesiar Cunard punya 3 kategori berbusana, yaitu formal, semi-formal, dan elegan kasual. Tapi saat ini, kategori tersebut diubah menjadi formal dan informal saja. Bagi para penyuka wisata pelayaran, keputusan ini dianggap menurunkan standar. Mereka juga menganggap keputusan tersebut seperti tak ada gunanya.

Selain itu, berarti Cunard hanya punya 3 kali pelayaran yang menggunakan busana formal dalam satu minggu. Pelayaran tersebut dengan rute Transatlantic, Mediterania, dan Skandinavia, seperti yang diwartakan Daily Mail, Rabu (20/3/2013).

Di forum online bagi para penyuka wisata pelayaran, cruisecritic.co.uk, salah seorang yang menamakan akunnya Lucky White Feather mengemukakan kekecewaannya. "Hilang sudah kesetiaan kami dan bisa berpaling kepada kapal pesiar lain, kalau standar berbusana ini diturunkan. Ibaratnya membayar mahal tapi cuma dapat McDonald, itu kan bukan restoran," kata Lucky.

Menurutnya, saat melakukan pelayaran dengan kapal pesiar, berbusana rapi adalah salah satu cara untuk menikmati liburan mewah. Apalagi tidak semua orang bisa dengan mudah membayar mahal untuk bisa berpesiar.

"Karena kita sudah menabung susah-susah untuk wisata pesiar, karena kita anggap ini liburan spesial. Kami berharap punya kesempatan untuk berbusana resmi untuk makan malam/pertunjukkan/menari setiap malam dan lain-lain. Sesuatu kesempatan yang tidak pernah ada di rumah," tambahnya.

Selain Lucky White Feather, ada juga banyak penumpang yang bertanya-tanya, di mana lagi mereka bisa berlayar dengan pakaian yang formal. Sementara Cunard menjadi perusahaan pelayaran yang lebih santai.

"Saya setuju 100 persen. Ini akan menarik untuk menyaksikan bagaimana suasana formal tetap dipertahankan," sahut pemilik akun zz. Dirinya juga setuju jika pakaian lebih santai akan membuat pelayaran tampak biasa-biasa saja.

"Formalitas bukan segalanya, tapi itu membuat Cunard terasa sangat berbeda dari pelayaran Celebrity Cruises dan Princess Cruises. Mereka juga jauh lebih murah. Apakah Cunard tanpa pakaian formal masih cocok dengan harganya?" imbuhnya.

Melihat banyaknya protes, President and Managing Director Cunard, Peter Shanks angkat bicara. Dirinya menjelaskan berpakaian santai tersebut tidak wajib atau opsional.

"Berpakaian glamor ala tahun 90-an adalah ciri perjalanan dengan Cunard, dan membedakan kita dari operator pelayaran lain yang menganggap berdandan adalah cara kuno. Di dunia, di mana semuanya terlihat cenderung ke arah kasual, Cunard dengan bangga memberikan kesempatan bagi penumpang untuk mengenakan dasi kupu-kupu dan jas serta merasa istimewa saat menghabiskan malam di laut," ujarnya.

"Pada malam-malam lainnya, kita bertujuan untuk melonggarkan dasi, tapi kita memperbolehkan laki-laki untuk mengenakan jas," jelasnya.

0 komentar:

Post a Comment