Friday, January 18, 2013

Kemenparekraf Nilai Kenaikan Tiket Borobudur Masih Wajar


Jakarta - Tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan mancanegara saat ini adalah Rp 190 ribu per orang. Kenaikan yang mencapai Rp 7.500 ini dianggap masih wajar oleh pihak Kemenparekraf.

Candi Borobudur adalah objek wisata megah di kawasan Magelang, Jawa Tengah. Kompleks candi ini memiliki nilai sejarah dan keindahan yang sudah terkenal hingga luar negeri. Tak heran jika banyak wisatawan mancanegara yang penasaran dan ingin melancong ke sana.

Sayangnya, tiket masuk Candi Borobudur baru-baru ini mengalami kenaikan. Kini, tiket untuk satu orang wisman adalah USD 20 atau yang setara dengan Rp 190 ribu.

"Harga tersebut masih wajar. Tidak terlalu mahal jika disetarakan dengan tingkat ekonomi mereka (red: turis mancanegara)," tutur Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar sesaat setelah acara Pelantikan Eselon II Kemenparekraf di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (18/1/2013).

Menurut Sapta, masih banyak destinasi sejenis di luar negeri yang memiliki harga tiket jauh lebih mahal dibanding Borobudur. Jadi, kenaikan ini dianggap masih cukup wajar.

"Waktu itu saya ke Grand Canyon, tiketnya USD 45 (Rp 434.000), saya tetap masuk," lanjut Sapta.

Dengan kenaikan ini, Sapta berharap agar pihak pengelola bisa menambah kualitas pelayanan. Supaya, tidak sekadar naik harga, namun kualitas juga semakin baik sehingga bisa menambah kenyamanan pengunjung.

Sebelumnya, sejumlah biro perjalanan wisata protes terhadap kenaikan tarif masuk Candi Borobudur. Ketua Asosisasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Chapter DI Yogyakarta, Edwin Ismedi Himna, dalam rilisnya beberapa waktu lalu mengatakan tarif masuk Candi Borobudur adalah yang tertinggi di Indonesia. Kenaikan tarif ini pun dikhawatirkan bisa menggerus jumlah wisatawan yang datang karena daya saing wisata.

0 komentar:

Post a Comment