Tuesday, May 14, 2013

Keterlaluan! Turis Kaya Manfaatkan Orang Cacat di Disneyland Florida


New York - Beberapa turis perempuan kaya dari New York ketahuan menyewa orang cacat yang pura-pura menjadi keluarga. Tujuannya agar mereka tidak usah mengantre naik wahana Disneyland karena memakai jalur orang cacat.

Harian The New York Post melakukan investigasi dan menemukan apa yang disebut 'pasar gelap pemandu wisata Disney'. Ada orang-orang cacat yang dibayar USD 130/jam (Rp 1,2 juta) atau USD 1.040/8 jam (Rp 10,1 juta). Mereka memanfaatkan kebijakan Disneyland yang memberi kemudahan kepada orang cacat agar tidak mengantre naik wahana.

"Anak saya cuma menunggu satu menit naik wahana 'It's a Small World', anak-anak lain harus menunggu 2,5 jam. Manfaatkan dong 1 persen pengunjung Disney (orang cacat-red)," ujar seorang ibu kepada The New York Post yang dilansir News Australia, Rabu (15/5/2013).

Ibu itu menyewa orang cacat selama bertamasya di Disneyland Florida. Bahkan ada praktik menyebarkan nomor telepon si pemandu cacat ini kepada orang-orang kaya di Manhattan, New York.

"Ini adalah informasi yang disebar dengan hati-hati. Untuk apa membeli tiket masuk istimewa kalau bisa memanfaatkan orang cacat untuk menghindari antrean," kata pakar antropologi sosial Dr Wednesday Martin.

Salah satu operator pemandu cacat yang dituding melakukan praktik ini adalah Dream Tours Florida. Dream Tours Florida dijalankan oleh Ryan Clement dan kekasihnya Jacie Christiano yang cacat.

Ibu-ibu kaya dari Manhattan kerap menyebut operator tur itu sebagai pemandu wisata mereka. Saat dikonfirmasi, Clement membantah pacarnya memanfaatkan cacat tubuhnya untuk menghindari antrean.

0 komentar:

Post a Comment